Semen Padang FC, didirikan 30 November 1980 oleh PT Semen Padang (BUMN di bawah holding Semen Indonesia Group), merupakan representasi budaya Minangkabau dalam sepak bola Indonesia yang dijuluki "Kabau Sirah" (Kerbau Merah). Bermarkas di Stadion Haji Agus Salim Padang dengan kapasitas 20,000 penonton, klub ini mengusung tiga warna Marawa—merah, kuning, dan hitam—yang melambangkan bendera kebesaran Minangkabau.
Prestasi gemilang klub mencakup juara Liga Prima Indonesia (IPL) 2011-2012, Community Shield 2013, Piala Galatama 1992, dan pencapaian historis sebagai wakil Indonesia di perempat final AFC Cup 2013. Setelah promosi dari Liga 2 musim 2024/25, Semen Padang kembali berkompetisi di BRI Super League 2025/26, didukung fanatik oleh Spartacks, Kmers, dan UWS 1980 yang menjaga semangat "Sosoh Taruih" (Terus Maju) sebagai kebanggaan Sumatera Barat.