PERSIS SOLO

Klub Legendaris dengan Sejarah Satu Abad yang Bangkit Kembali Bersama "Laskar Sambernyawa" Merebut Panggung Liga Indonesia.

Persis Solo, didirikan 8 November 1923 sebagai Vorstenlandschen Voetbal Bond dan resmi bernama Persis sejak 12 Mei 1933, merupakan salah satu klub tertua di Indonesia dengan sejarah gemilang sebagai salah satu pendiri PSSI pada 19 April 1930 dan pemenang tujuh gelar Perserikatan (1935, 1936, 1939, 1940, 1941, 1942, 1943). Setelah satu dekade absen dari level tertinggi, kebangkitan dramatis klub ini dimulai 2021 lewat kepemilikan baru Kaesang Pangarep (putra Presiden Joko Widodo) dan Menteri BUMN Erick Thohir, yang membawa Persis juara Liga 2 2021 dan kembali ke Liga 1 musim 2022. Bermarkas di Stadion Manahan dengan kapasitas 20,000, "Laskar Sambernyawa" didukung fanatik Pasoepati dan Ultras 1923 yang terkenal dengan budaya British casual dan Italian ultras. Dengan filosofi "Sumusuping Rasa Jati" (menyerap identitas sejati), Persis Solo menjadi simbol kebangkitan sepak bola tradisional Indonesia yang memadukan warisan sejarah dengan manajemen modern, ambisi kompetitif, dan dukungan finansial kuat untuk meraih kejayaan masa depan.