PERSIK KEDIRI

"Macan Putih" dengan Warisan Kerajaan Kediri yang Berjaya di Liga Indonesia dan Asia Champions League.

Persik Kediri, didirikan 9 Mei 1950 oleh Bupati Kediri R.M. Muhammad Machin bersama T.H.D. Rachmat (Liem Giok Djie) dan M. Sanusi, merupakan klub legendaris dengan identitas ungu kebanggaan yang melekat kuat dalam sepak bola Indonesia. Dijuluki "Macan Putih" (White Tigers) dengan motto "Djajati" (Kediri Menang) yang berakar dari kemenangan Kerajaan Kediri di bawah Raja Jayabaya atas Janggala, klub ini telah menjuarai Liga Indonesia dua kali (2003 dan 2006) serta tampil di Asia Champions League 2007, di mana mereka berhasil tak terkalahkan di kandang dan memaksa calon juara Urawa Red Diamonds imbang 3-3.

Bermarkas di Stadion Brawijaya, Persik didukung fanatik "Persikmania" dan terus menjadi simbol kebanggaan Kota Kediri dengan filosofi bermain profesional yang mengedepankan integritas tinggi, menghubungkan kejayaan masa lalu dengan ambisi meraih prestasi di era modern.