MADURA UNITED

Klub dengan Warisan Pelita Jaya yang Kini Mewakili Budaya dan Kebanggaan Pulau Madura di Kompetisi Nasional.

Madura United FC lahir dari transformasi Persipasi Bandung Raya yang diakuisisi dan dipindahkan ke Madura pada 10 Januari 2016, melanjutkan warisan gemilang Pelita Jaya yang meraih tiga gelar juara Galatama (1988-89, 1990, 1993-94) dan pernah finish ketiga di Asian Club Championship 1990-91. Bermarkas di Stadion Gelora Ratu Pamelingan Pamekasan dan Stadion Gelora Bangkalan, klub ini mengukir prestasi sebagai runner-up Liga 1 musim 2023-24 dan lolos ke semi-final AFC Challenge League 2024-25.

Didukung fanbase setia "Taretan Dhibi", "Peccot Mania", "Trunojoyo Mania", dan "K-Conk Mania", Madura United menjadi simbol identitas budaya Madura dengan warna merah-putih-hitam yang khas. Klub ini berkomitmen mengembangkan talenta lokal Madura sambil berkompetisi di level tertinggi, membuktikan bahwa sepak bola profesional dapat tumbuh dan berprestasi dari pulau yang kaya tradisi.