Andrew Kalaweit adalah seorang aktivis lingkungan muda yang mendedikasikan hidupnya untuk konservasi hutan dan satwa liar di Kalimantan, mengikuti jejak ayahnya. Keunggulan utamanya adalah kemampuannya mengedukasi masyarakat luas, terutama generasi muda, melalui konten media sosial yang menarik dan autentik tentang kehidupan di alam liar.
Hal yang membedakannya adalah latar belakang hidupnya yang unik di pedalaman hutan namun tetap memanfaatkan teknologi untuk menyuarakan isu lingkungan, menentang kepemilikan satwa liar secara ilegal, dan bahkan membuatnya diakui sebagai salah satu anak muda berpengaruh versi Forbes "30 Under 30".